“Yan boleh gak nanya dulu gak ? Bokep Colmek Kemudian aku mengelus punggung rara kembali. Tv memang ada di ruang tamuku. Rumah kontrakan aku kecil loh, berantakan lagi. “Ya iklas lah, namanya juga temen” jawabku. Pelukan Rara makin erat, aku melanjutkan mengelus-elus rambutnya, kadang aku mengelus punggungnya.“Yan cium lagi dong” kata Rara. Aku tersenyum kecil, sialan nih cewek, di baikin malah manfaatin. Kemudian aku membuka kaos yang dikenakan Rara sehingga Rara 1/2 bugil sekarang. Rara cuma diam tapi kemudian rebahan disampingku, bahkan dia menarik selimut yang aku pakai supaya dia kebagian.“Kan aku dah bilang yan, aku lagi butuh ditemenin. masa sih kamu mo nyakitin aku ? “Dasar kamu… Ya udah aku punya french fries sama nugget, mau aku gorengin gak ?” tawarku.




















