“Bener lho mau aku buktiin?” godaku “Janganlah Pak.. Bokep Ojol Santi juga cinta sama Mas..” katanya sambil menutup telponnya.“Suamiku sudah nunggu. Santi juga cinta sama Mas..” katanya sambil menutup telponnya.“Suamiku sudah nunggu. I’ve been looking for you” “Sorry man.., I had to go to the restroom. Kebetulan aku tahu suasananya pasti sepi. Biar ada yang nemenin” katanya sambil tersenyum manis. Sebelum sampai di toilet, ada sebuah ruangan kOsong,, sebuah meeting room, yang terbuka. Aku menoleh, ternyata Lia sekretarisku yang menyapaku. Kuoles- oleskan sisa-sisa cairan dari kemaluanku ke seluruh wajahnya. God. Enakhh..”Santi mulai meracau kenikmatan. Nggak apa khan?” rayuku lagi.




















