“Kenapa Pak?”
“Kalo mau ngecrot, kita ngecrotin samaan ya”
“Kita ngocok berdiri Pak?”
“Nggak, liat aja. “Ke pancuran,” jawabnya. Bokep Cina Jadi aku cari sambil sesekali memanggil. “Oh makasih Mas,” katanya dengan mimik bingung akan ditaruh dimana amplop itu. Dia memperbaiki celana kolornya dan berusaha senyum meski aku tahu dia sedikit canggung.“Pak, ini ada titipan dari ayah,” ujarku sambil menyerahkan amplop dari kantong celanaku. Kenapa nggak ikut ngocok sekalian?”
“Ah saya malu Pak, kontol saya nggak sebesar punya bapak”
“Kenapa malu, kamu kan belum sempurna betul pertumbuhan kontolnya. Aku biasa melihat Pak Pardi bekerja hanya memakai celana panjang dan tak berbaju, badannya keren sekali. “Yah kalo Mas Win mau, besok juga bisa disini” jawab Pak Pardi sambil tersenyum.




















