Tia pun berbaring di atas kasurnya dalam keadaan terlentang dan melebarkan kedua pahanya untuk memudahkan aku memasuki relung memeknya yang sudah menantikan kehadiran kontolku. Bokep Family Namun, itu menjadi rahasia kami berdua. Dan ketika sedang asyik mengobrol aroma wangi parfum Tia sangat menusuk hidungku dan membuat aku terbuai dengan aroma parfumnya.Dan ketika akan setoran kasir, sebuah ide konyol terbesit di pikiranku. Sementara Tia pun membalas senyumanku dengan senyum yang sangat manis. “Ayah, sudah jam 7.30 loch.. Aku pun segera bangkit dan menggandeng tangannya dan mengayunkan langkah ke arah kamarnya. Dan saya pun akhirnya mengatakan bahwa sebenarnya saya hanya iseng mengenai masalah tekoran tersebut.Tia pun akhirnya merasa lega karena ternyata semuanya hanya lelucon biasa.




















