Dia bahkan sekarang memberimu kenikmatan.” Elyan kembali mengomporiku.“Aaahhh… ooohhh… Yhaa, Phaaak… Saya mauu… Aaaahhhh….” ku rasakan memekku menyemburkan cairan kenikmatan bersamaan dengan badanku yang mengejang. Baguslah, setidaknya ritual yang aku ajarin berhasil. Bokep Montok Yaah.. Setelah mencapai orgasme, aku menyudahi ritualku. Kamu belum sadar aku ini siapa.” Lelaki itu lalu mengeluarkan ponselnya dan menelpon seseorang. Sungguh, kini aku ikut menikmati permainan Elyan. Aku tekan tombol pada vibrator tersebut sehingga putingku bergetar. Entahlah, setelah tujuh tahun tidak dijamah aku justru merasa semakin liar. Aku bekerja di salah satu kantor di kota kelahiranku. Kalo gitu sekarang kamu ambil dildo dan mainkan dildo itu di klitoris kamu.” Akupun menuruti kemauan Elyan.“Aaaahhh… Ooohhh…” Aku kembali mendesah saat dildo itu menggesek klitorisku.“Gimana, sayang?




















