Sudah tiga kali aku ” keluar” karena tangan Sandra selalu memainkan ‘Mr. Bokep Arab Penny’ku masuk ke ‘Ms. Aku diajaknya ke sebuah Hotel disebuah kota, yah seperti perpisahan. Kami pulang dengan mengambil jalan ke desa terdekat dan pergi ke kota terdekat agar tidak bertemu dengan rombongan yang terpisah itu. Kami mendapatkan tempat ditepi jurang terjal dan ada goa kecilnya, serta ada sungai yang bening, tapi rimbun dan nyaman. ” Biasa main dimana?” tanyanya
“Ada apa sayang?” tanyaku kembali. Kami bergumul diatas semak-semak, kami melakukan hubungan badan ditengah gelap gulita itu. Ku usap airmata tulus Sandra. Dia menyodorkan uang dua lembar lima puluh ribuan, aku menolaknya, biar aku saja yang membayar Taxi itu.




















