Oh, Tuhan. Vidio Sex Tapi kalau ibu keberatan, silakan Ibu pindah ke sana,” kataku pada Bu Anjar.“Gak papa, Bu, di sini lebih bebas. Takut-takut tangannya menuju ke perutku. Antara kaget dan bingung serta perasaan-perasaan yang tidak dimengertinya.“Aku… eee… maaf, Bu… aku tidak tahu…” Eki menyeka keringat dingin di dahinya.“Memangnya kamu tidak suka anak dalam perutku ini anakmu?” tanyaku.“Eh… aku suka banget, Bu.. Kalau kalian lihat aku malam itu mungkin kalian juga bakalan nafsu deh, soalnya walaupun pakai baju panjang, tapi seluruh lekuk tubuhku pada keliatan karena pantat dan payudaraku memang membesar.Acara tivi gak ada yang menarik. Anda akan mendapatkan anak ketiga,” kata dokter itu riang.Kami mengucapkan terimakasih atas ucapan itu, dan sepanjang jalan pulang tidak berkata sepatah kata pun.Setelah itu suamiku tidak menyinggung masalah




















