Ia jatuh ke sofa, aku lalu mengikutinya.“Aku juga cinta kamu wan, dan aku bingung”, katanya.“Aku juga bingung mbak”Kami berciuman lagi. Bokep Japan Sebab aku tidak suka mereka. Tercium bau harum parfumnya.“Kamu sudah punya pacar Wan?”, tanya mbak Dewi.“Nggak punya mbak”“Koq bisa nggak punya, emang nggak ada yang tertarik ama kamu?”“Saya aja yang nggak tertarik ama mereka”“Lha koq aneh? Entah kenapa lagi-lagi dadaku berdebar kencang. Kami akhirnya hidup bahagia, dan aku punya dua anak darinya. Gaun ini sangat mahal, hampir dua bulan uang sakuku habis. Rasanya aneh, tapi aku suka. “Ini luar biasa, mbak Dewi sampe keluar berkali-kali, Wan, kamu mau jadi suami mbak?”“eh?”, aku kaget.“Sebenarnya, aku dan ibumu itu bukan saudara kandung.










