“Ahh.. Bokep Rusia Tapi.. pikirku saat itu. Setan pun tertawa dalam jiwaku.Kubayangkan tubuh Enni di atasku, tanpa pakaian, tubuhnya bersimbah peluh. “Hhh.. “Ray.. “Halo..?” nada suaraku terdengar penuh emosi. Yah, sedih sekali, sampai menempelkan kepalaku di pahanya. ahh.. Tamparan itu telak mengenai pipiku, membuat pengaruh obat di kepalaku sejenak berkurang. Hehehehehe!Dalam perjalanan, Nia lalu bercerita bagaimana semenjak lulus SMU ia selalu berusaha melupakanku dan menolak setiap lelaki yang berusaha mendekatinya. “Ray..” Entah setan mana yang menyetir otakku saat itu, kuremas buah dadanya yang empuk, mengulum bibirnya dengan penuh nafsu, membuatnya terengah-engah menahan tekanan kepalaku.Nia menurut saat. kita..”
Nia membalikkan tubuhnya,
“Aku tahu kok.. Selalu begini, begitu sudah keluar, langsung saja keinginan itu hilang lenyap.




















