Sesekali ajakan mampir berseliweran di kanankiriku. Aku berlari, berlari dan terus berlari dari komplek lokalisasi itu.Dengan badan basah kuyup aku berjalan menuju rumahku. Bokep Asia Gerimis di luar ternyata telah berubah menjadi Hujan deras. Aku tak perduli lagi. Aku Terbaring diam mengatur jalan pernafasanku.“Mas, baru pertama, ya?”“Lho, kok mbak tahu?” Tina hanya tersenyum, lalu beranjak membersihkan diri dan mengenakan pakaiannya kembali.Sesuai kesepakatan awal, aku menyerahkan uang atas kenikmatan yang aku beli. Tapi anehnya meskipun sudah keluar tiga kali tapi kalau buku yang aku baca belum selesai, tanganku tidak akan diam dan senjataku tidak akan lelah memuntahkan isinya keluar berapa kalipun. Aku segera mengenakan pakaianku kembali. Tapi anehnya meskipun sudah keluar tiga kali tapi kalau buku yang aku baca belum selesai, tanganku tidak akan diam




















