Kedua bola mataku sampai membeliak lebar. Bokep Ojol Hubunganku dgn Lidya memang akrab sekali, meskipun tak bisa dikatakan berpacaran.Seperti biasanya, setiap hari Sabtu sore aku selalu mengajak Bobby, anjing pudel kesayganku jalan-jalan mengelilingi Monas. Katanya cuma mau merayakannya sama kamu”, kata Tante Amanda Iangsung memberitahu. Acara ulang tahunnya biasa-biasa saja. Sedangkan Lidya malah menggenggam dan meremas-remas, membuatku mendesis dan merintih dgn berbagai macam perasaan berkecamuk menjadi satu. Seakan Lidya berusaha untuk membangkitkan gairah kejantananku. Padahal tadinya aku benci sekali, karena menganggap Mas Herlambang telah merebut Mbak Indira dan sisiku. sehingga tak ada selembar benangpun yg masih melekat di sana. Tak terlihat ada pesta. Namun Lidya malah membalasnya dgn sinar mata yg saat itu sangat sulit ku artikan.“Kenapa kau menciumku..?” tanyaku polos. “Iya.”
“Memangnya ada apa?”




















