Aku dulu bertemu dengan mas Ajik saat bekerja di sebuah perusahaan dan kita sekantor.Dalam kita berpacaran, kita juga mengikuti gaya hidup Sex bebas, kita sering melakukan hubungan Sex bervariasi. Bokep Montok Tetapi aku mulai merasakan ada perasaan lain yang mengalir pada diriku, ada perasaan denyut-denyut kecil di seluruh tubuhku, semakin lama denyut-denyut tersebut mulai terasa menguat, terutama di bagian-bagian sensitifku.Aku merasakan tubuh ku mulai terangsang, meskipun Dika belum menjamah tubuh ku. Jika menang suamiku akan memberikan oleh-oleh yang banyak kepada kami.Tetapi jika kalah aku harus rela melayani teman-teman suamiku yang menang judi. Mas Ajik pun hanya terdiam dan meninggalkanku begitu saja tanpa kata-kata.Sejak saat itulah sifat mas Ajik sedikit demi sedikit mulai berubah.




















