Dalam kebimbangan ini tentu saja aku memelototi terus sepasang buah indah ciptaan Tuhan ini.“Kenapa Dok ?” Pertanyaan yang mengagetkan.“Ah .. Emmm ..” Diam.“Khawatir apa Bu ““Tante saya kan pernah kena kanker payudara, saya khawatir .”“Setahu saya . Bokep Cina Masih wajar.Aku memberikan resep.“Sebetulnya ada lagi Dok”“Apa Bu, kok engga sekalian tadi” Aku sudah siap berkemas. Siapa yang minta aku merabai dan memijiti buah dadanya? Matanya mendadak terbuka, sekilas ada sinar kekecewaan.‘Cukup Bu” kataku sambil mengembalikan cup ke tempatnya. siapa yang bisa menolak..” Tapi, kenapa nih .. Gila !Waktu menarik roknya ke bawah, aku mengharapkan akan menjumpai CD hitam yang tadi sebelum memeriksa dadanya, sempat kulihat sekejap.




















