Aku menelan ludah. makasih banget ya atas pertolonganmu .. Bokep Tobrut Wajah Andi Soraya kini merona merah, dan matanya meredup sayup. Tetapi karena sinar temaram, Aku tidak bisa melihat seluruh tubuh Andi Soraya. Satu ke arah kiri, satu lagi ke arah yang berlawanan. Tetapi aku tidak beranjak dari kursi di depan TV yang sudah menyelesaikan tayangan siaran berita, berganti siaran musik. Jangan tinggalkan tempat.., Saya akan kembali sebentar lagi!”
Aku tersenyum enteng, tetapi sesungguhnya aku berdebar juga. cuma iseng saja kok “ kataku sambil memberikan snack kentang dan makanan kecil lain. “
Andi Soraya duduknya dekat denganku bahkan malah berdempetan. Aku tersentak, dan belum sempat menengok mencari siapa yang iseng mematikan lampu, TV-pun ikut mati. Aku hendak bertanya, ketika dilihatnya Andi Soraya berhenti di ambang pintu




















