Sungguh diluar ekspektasi, yang kupikir dia itu kutu buku, autis, gak asik, taunya…nakal juga. Obrolan kami tidak intens yang dalam satu waktu bisa bahas banyak hal, terlebih dia tipe orang yang pendiam dan tidak banyak omong, jadi kami saling membalas dengan jeda sehari atau setengah hari tergantung kapan masing-masing dari kami buka aplikasinya. Bokep Montok Namun, keadaan mulai berubah ketika aku mengenal seorang pria yang kutemui dari salah satu media sosial “pencarian jodoh”.ring~
Kulihat notifikasi hpku, dan kudapatkan *matched* dengan Hendy. Pikirannya seperti tidak akan ada lelaki yang tertarik dengannya, kalaupun ada pasti tidak yakin bisa memuaskan lelaki itu. Anehnya yang paling buatku tidak percaya, dia bilang kalau dia gak suka musik, “hah?




















