Keringat membasahi seluruh tubuhku, ruangan begitu terasa pengap oleh nafas-nafas manusia yang bejibun. Tapi sejak Mona merantau ke Jakarta, ekonomi keluarganya makin lama makin berubah. Vidio Porno aku sudah tak tahan Kapten..” desisku. Hasilnya nihil, tak satupun perusahaan yang menerima lamaranku. “Bles.. Banyak teman sekelas yang berusaha mendekatiku, selain lumayan cantik, aku juga tergolong pandai, makanya aku mendapat beasiswa. Selamat tinggal Kapten.. Ooohh.. Dijilatnya darah sambil berkata, “Terima kasih Inge, kamu betul-betul perawan..” Aku hanya menangis, menangisi kenikmatan yang sama sekali tak kusesalkan. Karena aku diam tak berreaksi, maka tangan Sang Kapten makin berani saja menjelajahi dadaku dan menciumi leher serta telingaku.




















