Mbak Marissa mendesah makin keras dalam tingkahan suara hujan.Aku makin membara dan membara. Bokep Family Sudah biasa ditinggal pergi Mas Fredi,” ia menatapku tajam, mengerling sekilas dan berbalik meninggalkanku.“Sudah, ya, aku balik dulu” ia pamit. Seorang lelaki gagah dan ganteng, dengan usia beberapa tahun di atas perempuan itu.“Rumah Pak RT di mana?” tanya lelaki itu menghampiriku..“Di sini,” aku menunjukkan rumahku,“Ayah saya Pak RT”Malam itu pasangan baru itu berkunjung ke ayahku. Eh, ngomong-ngomong, Mbak baru bikin brownies buat mama kamu, nih!” Mbak Marisa mengangsurkan sepiring brownies.Aku mengucapkan terimakasih. Kalau hujan, pasti lampu mati. Aku menatap dada itu tanpa ragu dengan nikmat.“Eit, kau melihat dadaku terus!” Mbak Marissa refleks menutup dadanya.




















