Itupun hanya sekali saja dalam sehari.Di bawah kerindangan pepohonan, aku memperhatikan mobil-mobil yang berlalu lalang. Film Porno Kamu bisa setir mobil apa. Beberapa orang pembantu sudah menyarankan agar aku pergi saja dan rumah ini. Membayangkan semua yang baru saja terjadi hingga terbawa ke dalam mimpi yang indah.Sejak malam itu aku kerap kali dipanggil ke dalam kamarnya. Karena aku harus selalu mendampinginya, tentu saja Nyonya membelikan aku beberapa potong pakaian yang pantas. Aku masukan buku tabungan itu ke dalam tas ransel, diantara tumpukan pakaian. Wanita ini benar-benar seorang maniak. Tidak ada satupun yang melirik apa lagi memperhatikan lamaran dan ijazahku.




















