Lalu dia menawarkan diri, “Kalau kamu serius, kita ke kamar, yuk”. Bokep Kok sepi banget Pak, rumahnya”. Aku bertanya dengan agak malu dan tersenyum, “Emm.., Ya, yang begituan, tuh. Sewaktu Pak Freddy pergi, aku di rumahnya sendirian dan aku jalan-jalan sampai ke ruang makan dan dapurnya. “Ya, pagi semua. Terasa nikmat sekali dan terasa tubuhku menjadi segar kembali. Maa..aa..aaf, ya, Pak”.Pak Freddy hanya tersenyum saja, “Ya. Kamu harus pulang kan?”.Badanku masih agak lemas ketika bangun dan dengan tetap dalam keadaan telanjang bulat aku masuk ke kamar mandi. Majalah segera kulemparkan ke atas tempat tidurnya dan aku segera keluar dengan berkata tergagap-gagap, “Ti..ti..tidak, eh, eng..ggak ngapa-ngapain, kok, Pak. Dia menjawab sambil memasukan sesendok penuh nasi goreng ke mulutnya, “Yaa..aah, belum semua.




















