Manuel Ferrara is an obedient, office-working stiff who worships routine. His coworkers might describe him as “a stick in the mud,” but when his flirty, big-breasted coworker (London Laurent) coats his pencil in her pussy juices, Ferrara sniffs the arrival of a new office culture. Bokeb Laurent flops her massive tits out in the cafeteria, and (a newly liberated) Ferrara smacks them with his huge uncut cock. Before long, another coworker (Hailey Rose) notices, and they’re both sucking his dick — teamwork! Ferrara fucks them around the cafeteria, the girls alternating between riding his hog and mashing their boobs in his face. Once Hailey’s pussy begins flowing, it’s apparent that the new office collaboration is working. True to his nature, Ferrara stiffly works their mouths and pussies before coating their faces in cum. What a stunning example of project management and problem-solving — but a new problem arises: who can return to work after that?
Tetapi sebelumnya aku ingin sekali melihat bagaimana dia melayani istriku diatas ranjang di hadapanku.Seminggu kemudian, setelah aku pulang dari luar kota saya dan istri saya sdh ceck in di sebuah hotel di daerah matraman Jakarta Pusat tepat pukul 17:00 BBWI.Sedangkan Anakku sdh aku titipkan ke orang tuaku, kini aku sedang menantikan kehadiran Heri yg janjinya akan datang tepat pukul 18:00. Dia selalu melampiaskan hasrat sexualnya dgn melakukan mastrubasi dgn tangannya. Aku lihat istriku jg membalas ciumannya dgn sesekali menggerakan tangannya di bahu Heri. Kini aku melihat wajah Heri benar-benar tenggelam di kedua belah selangkangan istriku, karena paha istriku terus mengggelinjang tanpa arah mejepit kepala Heri yg sedang isbuk menghisap memeknya.Setelah permainan ini, Heri bangun dari ranjangnya, lalu dia membuka semua pakainannya sampai





















