Tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa, akhirnya aku pun pulang dan mengembalikan motor Mamat.“Apa? Vidio Porno Kami pun memasuki kamar ke dua yang juga tanpa dikunci, remang-remang terlihat ada seseorang tertidur di ranjang. “Ibunya tidak suka dengan kamu bro… Pekerjaan kita ini gak jelas… Wajar saja sih…” Mamat pun seolah-olah sakit hati dengan perbuatan Rianti dan ibunya. Dalam perjalanan aku malah mengajak Mamat ke sebuah cafe remang-remang, aku mau merilekskan pikiranku dulu.“DASAR CEWEK MATREEEE!!!!….” teriakku di bawah pengaruh alkohol. Kamipun tertawa terbahak-bahak ketika bercerita kelucuan yang pernah kami alami, misalnya hasil jambretan yang mana isi dompet korban cuma seribu perak.




















