Kamu mau mencintaiku kan..?” Aku terdiam tak mampu menjawab sepatah katapun.Mas Iky menyeka butiran air bening di sudut mataku, lalu mencium pipiku. Vidio Bokep aku hamil! Biar aku saja, ngga apa-apa kok..”“Nggak.. pergi..?”“Ke rumah Bude Mami, begitu ibu bilang.”Mas Iky yang sedang duduk di sofa ruang tengah kulihat masih tak berhenti menyeka kepalanya sembari membuka bajunya yang rada basah. Apalagi Mas Iky selama ini hanya berucap: “Aku mencintaimu, Sienny.” Seribu juta kalipun kata itu terlontar dari mulut Mas Iky, tidak akan berarti apa-apa jika Mas Iky tetap diam tak berterus terang dengan keluarganya atas apa yang telah terjadi dengan kami berdua.Akhirnya terjadilah apa yang selama ini kutakutkan, bahwa aku mulai sering mual dan muntah, yah.. Bapak dan Ibu Sandi seperti biasanya tengah menikmati tayangan










