Aku mencoba untuk membuang memoriku semalam, namun semakin jelas dalam benakku episode-episode percintaan mereka semalam.Aku pamit kepada mereka, berusaha senyum yang wajar dan meninggalkan rumah. Bokeb Kami tinggal di Denpasar, Bali. Kami bertiga udah biasa melakukan ini semenjak kuliah dulu. Perlahan aku menuju dapur, namun begitu akan memasuki ruang tengah, ada suara-suara yang tak asing lagi di telingaku dari ruang keluarga. Ntar gak enak sama mbak Sally dan suaminya loh” Aku berusaha berbicara dengan nada yang wajar. Lenguhan kedua lelaki membuat saya segera berjinjit dan segera masuk kembali ke kamar tidur. Ntar siapa yang kuat nyetir?” mas Tomy menjawab. Ia tentu saja sangat kecapaian. Maaf loh, hanya ini yang bisa kusiapkan. “Ide yang baik.




















