Para pembantuku tak curiga atas tindakan kita itu. Bokeb tanyanya. aqu kembali seperti orang linglung. Aqu merasa tak enak.. jawabku. Atas saran dan bantuan seorang orang pintar di tempat rekan kerjaqu itu, kini aqu sudah terbebas dari guna-guna Pak Rozzy. Namun aqu tak berontak. Suatu ketika ketika pulang kantor, mobil tak ia arahkan kerumah tapi, kerumahnya di kawasan kartosuro. hingga2 Mas Heldy heran akan sikapku yg berubah dingin dan gelisah. tinggiku 158cm dan rambut sebahu. ,hingga derit dipan itu terdengar. ndak apa lah pak? Pak Rozzy kuajak makan. Lalu aqu pulang diantarkanya dgn mobilku. jawabku. Ia sangat mengerti kapan kita bisa berhubungan badan dan kapan tak. Disitu aqu mengambil tempat atak kesudut dan suasananya sangat romantis. Sebagai wanita jawa aqu dituntut untuk nrimo




















