Aku melihat Rosa pagi itu agak salah tingkah, sebentar dia melihat kearah bawah selimut dan kemudian salah memakaikan celana anakku. Aku tinggal bersama mertuaku yang janda yang sudah lama ditinggal mati suaminya akibat penyakit yang dideritanya. Bokeb Rosa mengganti celana anakku, “Kemana mamanya, Sa…?” tanyaku. Awal September lalu aku tidak berkerja lagi karena mengundurkan diri. Sewaktu itu aku ke kamar mandi belakang untuk urusan “saluran air”, aku berpapasan dengan Rosa yang baru selesai mandi. Dari itu istriku berharap aku tinggal di rumah ibunya supaya kami tetap berkumpul sebagai keluarga tidak terpisah. Malah kini aku jadi salah tingkah dan berkeringat dingin dan bergegas ke toilet kamarku.Dua hari setelah mengingat pernyataan Rosa kemarin pagi, aku tidak habis pikir kenapa dia bisa berkata seperti itu.














