Haus. enggak usah ya. Bokep live Rupanya dia baru aja dientot sama si Willy di atas meja makan itu. Jadi Mama pasti sedang ngorok kecapaian,” jawab Mimi yakin. Ngapain luh?” tiba-tiba kudengar suara Mimi menegurku. Gila men. Yang melihat pasti hanya mengira kami sedang berjemur menikmati cahaya matahari di tepi kolam renang. Segala biaya hidupnya, Mamaku yang nanggung. Bikin berabe aja. Haus. Ternyata punya si Willy malah lebih gila. Apa yang kami minta selalu bisa dipenuhinya. Biasalah, ngabis-ngabisin duit Mama. Dasar si Willy. Padahal Mama kan masih ada di kamarnya pagi-pagi begini. Setelah mendpatkan minuman dingin, aku segera meninggalkan dapur.




















